Pelajari cara melakukan tayammum dengan benar menurut Al-Qur'an dan Sunnah yang shahih. Temukan metode langkah demi langkah, urutan yang benar, dan apa yang dibaca setelah tayammum.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan bahwa Muhammad ﷺ adalah hamba dan utusan-Nya.
Tayammum adalah bersuci kering dalam Islam yang Allah syariatkan sebagai rahmat bagi hamba-hamba-Nya ketika air bersih tidak tersedia atau ketika menggunakan air dapat membahayakan karena sakit atau alasan sah lainnya. Tayammum berfungsi sebagai pengganti wudu atau ghusl sampai air tersedia atau udzur tersebut hilang.
Allah ﷻ berfirman:
"Tetapi jika kamu sakit atau dalam perjalanan, atau salah seorang dari kamu kembali dari tempat buang air, atau kamu telah menyentuh perempuan, dan kamu tidak mendapat air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan tanah itu."
Qur'an, Surah Al-Ma'idah 5:6
Cara Melakukan Tayammum Langkah demi Langkah
Metode tayammum yang shahih berdasarkan Sunnah Nabi ﷺ sangat sederhana dan terdiri dari langkah-langkah berikut:
1. Ucapkan "Bismillah"
Mulailah dengan mengucapkan:
بِسْمِ اللهِ
Bismillāh
Artinya: "Dengan nama Allah."
Berniatlah dalam hati untuk bersuci untuk salat. Niat tidak diucapkan dengan lisan.
2. Pukulkan kedua telapak tangan ke tanah sekali
Pukulkan kedua telapak tangan secara ringan ke tanah yang bersih, debu, pasir, batu, atau permukaan alami bumi lainnya sebanyak satu kali.
3. Usap punggung kedua tangan
Usap punggung tangan kanan menggunakan telapak tangan kiri, kemudian usap punggung tangan kiri menggunakan telapak tangan kanan.
4. Usap wajah
Dengan menggunakan kedua tangan, usap seluruh wajah sekali.
5. Baca doa setelah bersuci
Setelah menyelesaikan tayammum, dianjurkan untuk membaca doa yang sama seperti yang disyariatkan setelah wudu.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
Asyhadu an lā ilāha illallāhu waḥdahu lā sharīka lah, wa asyhadu anna Muḥammadan ʿabduhu wa rasūluh.
Artinya: "Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya."
Juga dianjurkan untuk membaca:
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ
Allāhumma-jʿalnī mina-t-tawwābīn, wajʿalnī mina-l-mutaṭahhirīn.
Artinya: "Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mensucikan diri."
Apakah Tangan atau Wajah yang Diutamakan?
Riwayat shahih dari 'Ammar bin Yasir (رضي الله عنه) yang tercatat dalam Shahih al-Bukhari (347) menunjukkan bahwa Nabi ﷺ mengusap punggung kedua tangan terlebih dahulu sebelum mengusap wajah.
'Ammar bin Yasir (رضي الله عنه) meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ bersabda:
"Cukuplah bagimu melakukan ini."
Kemudian beliau memukulkan kedua telapak tangannya ke tanah, menepuknya, mengusap punggung tangan kanan dengan tangan kiri, lalu mengusap wajahnya.
Shahih al-Bukhari, 347; Sunan Abu Dawud, 317
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (رحمه الله) berkata:
"Riwayat al-Bukhari dengan jelas menunjukkan bahwa punggung kedua tangan diusap sebelum wajah."
Majmu' al-Fatawa, 21/423-425
Ringkasan Tayammum
Metode tayammum menurut Sunnah terdiri dari:
- Ucapkan Bismillah.
- Pukulkan kedua telapak tangan ke tanah sekali.
- Usap punggung tangan kanan dengan telapak tangan kiri.
- Usap punggung tangan kiri dengan telapak tangan kanan.
- Usap wajah sekali.
- Baca doa-doa yang disyariatkan setelah wudu.
Metode sederhana ini ditetapkan oleh riwayat-riwayat yang shahih dan cukup sampai air tersedia atau udzur yang mencegah penggunaan air hilang.
Dan Allah lebih mengetahui.
Baca jawaban dalam: English | Arabic | Bangla | Urdu | Hindi | Indonesian | Turkish | French | Spanish | Swahili
Baca juga jawaban-jawaban nomor: 52