Pelajari kapan melakukan Sujud Sahwi sebelum atau sesudah Salam, apa yang dibaca saat sujud, hukum meninggalkan Tasyahhud Awal, dan apakah diperlukan tasyahhud lagi setelahnya.
Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad ﷺ adalah hamba dan utusan-Nya.
Ringkasan: Jika Anda menambahkan sesuatu dalam salat karena lupa, lakukan Sujud Sahwi setelah Salam. Jika Anda meninggalkan bagian wajib dalam salat, lakukan Sujud Sahwi sebelum Salam. Jika Anda ragu, hukumnya tergantung pada apakah salah satu kemungkinan lebih kuat daripada yang lain.
1. Kapan Sujud Sahwi dilakukan?
Pendapat terkuat di kalangan ulama adalah bahwa waktu Sujud Sahwi tergantung pada jenis kesalahan yang terjadi dalam salat.
- Jika Anda menambahkan sesuatu dalam salat karena lupa, lakukan Sujud Sahwi setelah Salam.
- Jika Anda meninggalkan bagian wajib dalam salat karena lupa, lakukan Sujud Sahwi sebelum Salam.
Jika Anda ragu tentang apa yang terjadi dalam salat:
- Jika salah satu kemungkinan tampak lebih kuat daripada yang lain, bertindaklah berdasarkan apa yang Anda yakini paling mungkin dan lakukan Sujud Sahwi setelah Salam.
- Jika tidak ada kemungkinan yang lebih kuat, bertindaklah berdasarkan apa yang Anda yakini (jumlah rakaat yang lebih sedikit) dan lakukan Sujud Sahwi sebelum Salam.
2. Bagaimana jika lupa tasyahhud awal?
Tasyahhud awal adalah salah satu bagian wajib salat menurut pendapat ulama yang lebih kuat.
Komite Tetap untuk Riset dan Fatwa Islam berkata:
"Jika seseorang meninggalkan tasyahhud awal karena lupa, ia harus menggantinya dengan Sujud Sahwi sebelum Salam. Jika ia meninggalkannya dengan sengaja, maka salatnya batal."
Fatawa al-Lajnah ad-Da'imah, 8/7
3. Apakah diperlukan tasyahhud lagi setelah Sujud Sahwi?
Tidak. Tidak disyariatkan untuk mengulangi tasyahhud setelah melakukan Sujud Sahwi, baik sujud dilakukan sebelum maupun sesudah Salam.
4. Apa yang dibaca saat Sujud Sahwi?
Sujud Sahwi dilakukan persis seperti sujud biasa dalam salat. Tidak ada doa khusus yang khusus untuk sujud ini.
Pada setiap sujud, ucapkan:
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى
Subḥāna Rabbiyal-Aʿlā
Maha Suci Tuhanku, Yang Maha Tinggi.
Di antara dua sujud, ucapkan:
رَبِّ اغْفِرْ لِي، رَبِّ اغْفِرْ لِي
Rabbi-ghfir lī, Rabbi-ghfir lī
Ya Tuhanku, ampunilah aku. Ya Tuhanku, ampunilah aku.
Tidak ada dalil shahih untuk membaca dzikir khusus seperti "Subḥāna man lā yashū wa lā yanām" saat Sujud Sahwi. Sunnahnya adalah membaca dzikir yang sama seperti yang dibaca pada sujud biasa dalam salat.
Al-Mardawi (رحمه الله) berkata:
"Sujud lupa dan apa yang dibaca di dalamnya sama dengan sujud dalam salat."
Al-Insaf, 2/159
Ar-Ramli (رحمه الله) berkata:
"Cara melakukan Sujud Sahwi sama dengan sujud dalam salat, baik dari segi kewajiban maupun sunnah-sunnahnya."
Nihayat al-Muhtaj, 2/88
Kesimpulan
Sujud Sahwi adalah rahmat dari Allah yang menggantikan kesalahan yang terjadi dalam salat. Jika Anda menambahkan sesuatu dalam salat tanpa sengaja, lakukanlah setelah Salam. Jika Anda meninggalkan bagian wajib karena lupa, lakukanlah sebelum Salam. Saat Sujud Sahwi, bacalah dzikir yang sama seperti sujud biasa, dan tidak perlu mengulangi tasyahhud setelahnya.
Dan Allah lebih mengetahui.
Baca jawaban dalam: English | Arabic | Bangla | Urdu | Hindi | Indonesian | Turkish | French | Spanish | Swahili